Kelompok Masyarakat Padukuhan Dukuh Seloharjo Pundong Bersedia Mengedepankan Musyawarah Dalam Penyampaian Aspirasi Demi Menjaga Situasi Kamtibmas Kondusif

Read Time:53 Second
Kelompok Masyarakat Padukuhan Dukuh Seloharjo Pundong Bersedia Mengedepankan Musyawarah Dalam Penyampaian Aspirasi Demi Menjaga Situasi Kamtibmas Kondusif

warto_mbantul — Kelompok masyarakat Padukuhan Dukuh, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul menyatakan komitmennya untuk mengedepankan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi. Komitmen tersebut merupakan bentuk kesadaran bersama bahwa penyampaian pendapat secara santun, terbuka dan sesuai mekanisme yang berlaku merupakan langkah terbaik dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Dalam berbagai forum pertemuan warga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perwakilan masyarakat sepakat bahwa setiap permasalahan yang berkembang di lingkungan Padukuhan Dukuh perlu diselesaikan melalui dialog dan komunikasi yang konstruktif dengan mengedepankan semangat kebersamaan serta mufakat. Salah satu tokoh masyarakat Padukuhanaikan aspirasi melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa melakukan tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik ataupun mengganggu ketertiban umum.

Salah satu tokoh masyarakat Padukuhan Dukuh menyampaikan bahwa musyawarah merupakan budaya yang harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat. Penyelesaiannya harus dilakukan melalui komunikasi yang baik dan musyawarah sehingga tercapai solusi yang dapat diterima bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *