Pokdarwis pantai mendukung situasi kamtibmas kondusif

Read Time:1 Minute, 28 Second
Pokdarwis pantai mendukung situasi kamtibmas kondusif

Warto-mbantul_Pelaksanaan penarikan retribusi di kawasan wisata Pantai Goa Cemara, Kabupaten Bantul, menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai adanya perbedaan penerapan tarif di lapangan. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kesalahpahaman antara sejumlah wisatawan dengan petugas di lokasi, sehingga memerlukan penanganan secara persuasif guna menjaga situasi tetap kondusif.

Berdasarkan ketentuan Pemerintah Kabupaten Bantul, tarif resmi retribusi masuk kawasan wisata pantai wilayah barat, termasuk Pantai Goa Cemara, telah ditetapkan sebesar Rp5.000,- per orang dan mulai diberlakukan sejak 1 Juli 2026 sesuai dengan Peraturan Bupati Bantul Nomor 48 Tahun 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan daya tarik destinasi wisata sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.

Di lapangan, masih terdapat beberapa masukan dari wisatawan terkait penerapan pungutan untuk layanan tertentu, termasuk parkir dan fasilitas pendukung lainnya. Perbedaan pemahaman mengenai jenis maupun besaran pungutan tersebut sesekali menimbulkan perhstisn antara wisatawan dan petugas, meskipun situasi secara umum dapat diselesaikan dengan baik.

Pengelola wisata Goa cemara setempat menyampaikan komitmennya untuk terus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam setiap penyelesaian persoalan.

Dialog dan komunikasi menjadi langkah utama yang ditempuh guna menghindari terjadinya kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengunjung maupun kondusivitas kawasan wisata.

“Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif. Apabila terdapat perbedaan pemahaman, kami mengutamakan komunikasi dan penyelesaian secara musyawarah agar tercapai solusi yang baik bagi semua pihak,” ujar salah satu perwakilan pengelola.

Ke depan, diharapkan adanya penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola kawasan wisata, dan pihak-pihak terkait dalam melakukan sosialisasi serta pengawasan terhadap pelaksanaan penarikan retribusi di lapangan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian kepada wisatawan mengenai tarif yang berlaku sekaligus mendorong tata kelola pariwisata yang semakin transparan, akuntabel, dan profesional.

Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta mendukung terwujudnya iklim pariwisata Kabupaten Bantul yang aman, nyaman, tertib, dan berdaya saing.

0 0
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *