
Warto.Mbantul_Peran serta Pemuda Banyon dinilai semakin signifikan dalam menangkal masuk dan berkembangnya paham anarkho di tengah masyarakat. Melalui berbagai kegiatan positif dan edukatif, para pemuda menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas sosial serta menciptakan lingkungan desa yang aman dan kondusif.
Taufiq selaku tokoh Pemuda Banyon menyampaikan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menghadapi pengaruh paham anarkho yang seringkali menyasar generasi muda. Menurutnya, paham tersebut berpotensi memicu tindakan destruktif, konflik sosial, serta merusak tatanan kehidupan bermasyarakat apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Pemuda harus menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai persatuan, bukan justru terprovokasi oleh ideologi yang mengarah pada kekerasan dan penolakan terhadap aturan,” ujarnya.
Sebagai bentuk nyata pencegahan, pemuda Banyon secara rutin menggelar diskusi kebangsaan, sosialisasi wawasan kebhinekaan, serta kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan bahaya paham anarkho.
Selain itu, kolaborasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan aparat keamanan juga terus diperkuat. Sinergi ini diwujudkan melalui forum komunikasi pemuda dan pelatihan kepemudaan yang menekankan pentingnya penyampaian aspirasi secara damai dan sesuai dengan aturan hukum.
Disisi lain, Dukuh Banyon Bpk. Zuhuda Muhammad mengapresiasi langkah-langkah yang diambil para pemuda. Ia menilai keterlibatan aktif pemuda dalam kegiatan sosial dan pembangunan dusun mampu menjadi benteng efektif terhadap penyebaran paham radikal dan anarkho.
“Pemuda Banyon telah memberi contoh bahwa perbedaan pendapat dapat disalurkan secara positif tanpa harus merusak atau menimbulkan keresahan,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, pemuda Banyon diharapkan terus konsisten menjadi pelopor gerakan pemuda yang kreatif, produktif, dan berwawasan kebangsaan. Upaya ini tidak hanya penting untuk menangkal paham anarkho, tetapi juga untuk memastikan masa depan desa yang aman, damai, dan berkelanjutan (S&)
